Langsung ke konten utama

Pertemuan MGMP April 2026 : "Syawalan, Refleksi Diri, Perkuat Silaturahmi dan Komitmen Berbagi Kemanfaatan"



Yogyakarta, 13 April 2026 – Suasana hangat penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan rutin Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin, 13 April 2026. Bertempat di Pawon Segar Resto, Kasihan Bantul DIY, pertemuan kali ini mengusung rangkaian kegiatan yang berbeda dari biasanya, yaitu menggelar acara Syawalan yang dilanjutkan dengan tausiah serta sesi berbagi praktik baik.

Kegiatan diawali dengan acara Syawalan yang diisi dengan halal bihalal antar sesama guru geografi se-DIY. Momen ini menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan setelah bulan Ramadan, sekaligus mempererat ikatan kebersamaan di antara para anggota MGMP.

Memasuki sesi inti, pertemuan menghadirkan Ustadz Adib Rifai, M.Pd. sebagai pembicara tausiah. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan pesan mendalam tentang hukum karma dalam kehidupan, bahwa segala perbuatan yang kita lakukan akan kembali pada diri kita sendiri. Hal ini selaras dengan pepatah Jawa yang beliau kutip, yaitu "Ngunduh Wohing Pakarti" yang berarti seseorang akan menuai hasil dari perbuatannya sendiri, baik maupun buruk.

"Setiap tindakan yang kita lakukan, sekecil apa pun, akan memberikan dampak dan pada waktunya akan kembali kepada kita. Sebagai pendidik, mari kita senantiasa menanamkan kebaikan kepada siswa-siswi kita, karena apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai. Jadilah pribadi yang memberi manfaat, karena sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," pesan Ustadz Adib Rifai dalam tausiahnya.

Para peserta tampak khidmat menyimak dan merenungi pesan moral yang disampaikan, yang sangat relevan dengan profesi guru sebagai pembentuk karakter generasi muda.

Memasuki sesi berbagi praktik baik, Ketua MGMP Geografi MA DIY, Bapak Andi Hidayat, S.Pd., menyampaikan gagasan pentingnya MGMP memiliki blog sebagai sarana berbagi informasi dan dokumentasi kegiatan. Menurutnya, keberadaan blog tidak hanya bermanfaat bagi internal anggota MGMP, tetapi juga dapat memberikan kemanfaatan secara luas kepada masyarakat melalui dunia maya.

"Selama ini kita sudah banyak melakukan kegiatan dan berbagi praktik baik yang inspiratif. Sayang jika semua itu hanya tersimpan di dalam ruangan pertemuan. Saya mengajak kita semua untuk mulai mengelola blog MGMP sebagai wadah untuk mempublikasikan berbagai informasi, artikel, inovasi pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan kita. Dengan demikian, kemanfaatan MGMP Geografi MA DIY tidak hanya dirasakan oleh anggota internal, tetapi juga oleh guru-guru geografi di seluruh Indonesia bahkan dunia," ujar Bapak Andi.

Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan ini ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kebersamaan, mengukuhkan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus berbagi dan memberikan kemanfaatan bagi sesama, sesuai dengan esensi dari "Ngunduh Wohing Pakarti" yang telah disampaikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKP Digital Interactive Memanfaatkan Deep Seek

LKPD Digital Interaktif - Atmosfer & Cuaca 🌤️ LKPD Digital Interaktif - Atmosfer & Cuaca Nama Siswa Kelas Sekolah 📖 A. Petunjuk Penggunaan 1. Bacalah setiap instruksi dengan teliti 2. Kerjakan soal langsung pada lembar digital 3. Klik Finish setelah selesai 4. Periksa skor hasil pekerjaan 🎯 B. Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan lapisan atmosfer 2. Mengidentifikasi unsur cuaca dan iklim 3. Menganalisis fenomena cuaca 🖱️ C. Kegiatan 1: Drag & Drop Petunjuk: Seret jawaban ke tempat...

Pertemuan MGMP Februari 2026 : "Pembelajaran Geografi yang Inovatif"

Yogyakarta, 9 Februari 2026 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan rutin bulanan pada Senin, 9 Februari 2026. Bertempat di MAN 3 Kulonprogo, pertemuan kali ini mengusung tema "Berbagi Praktik Baik: Model Pembelajaran" yang bertujuan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan para guru geografi dalam menyajikan materi ajar yang lebih menarik dan efektif. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan guru geografi dari berbagai MA se-DIY ini menghadirkan dua narasumber praktisi, yakni Ibu Dhany Melyana, S.Pd. dan Bapak Achmad Baidowi, S.Pd., keduanya merupakan guru Geografi dari MAN 1 Yogyakarta. Dalam sesi berbagi pengalaman, Ibu Dhany Melyana memaparkan penerapan model pembelajaran Project Exhibition pada materi Mitigasi Bencana di kelas XI. Ia menjelaskan bagaimana model ini tidak hanya menekankan pada pemahaman teoritis siswa tentang kebencanaan, tetapi juga melatih mereka untuk menghasilkan karya nyata...

9 Analisis Dalam Pendekatan Keruangan

Suatu fenomena geosfer yang terjadi di permukaan bumi pada saat dikaji menggunakan pendekatan keruangan maka dapat menggunakan sembilan matra atau tema analisis keruangan yang meliputi pola, struktur, proses, interaksi, keterkaitan, organisasi, trend, perbandingan dan sinergisme keruangan.  Pendekatan keruangan menurut profesor Hadi Sabari Yunus (2008) merupakan pendekatan yang menekankan analisisnya pada eksistensi ruang (space) sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan manusia dalam menjelaskan fenomena geosfer. 1. Analisis Pola Keruangan (Spatial Pattern Analysis) Analisis pola keruangan menekankan pada sebaran atau distribusi elemen-elemen pembentuk ruang. Analisis pola keruangan berpedoman pada prinsip persebaran bahwa fenomena geosfer yang terjadi di suatu wilayah tersebar secara tidak merata. Tidak meratanya persebaran itu disebabkan oleh elemen-elemen pembentuk ruang yang juga tersebar tidak merata.   2. Analisis Struktur Keruangan (Spatial Structure Analysis) Analisi...