Yogyakarta, 9 Februari 2026 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan rutin bulanan pada Senin, 9 Februari 2026. Bertempat di MAN 3 Kulonprogo, pertemuan kali ini mengusung tema "Berbagi Praktik Baik: Model Pembelajaran" yang bertujuan untuk memperkaya wawasan dan keterampilan para guru geografi dalam menyajikan materi ajar yang lebih menarik dan efektif.
Kegiatan yang diikuti oleh puluhan guru geografi dari berbagai MA se-DIY ini menghadirkan dua narasumber praktisi, yakni Ibu Dhany Melyana, S.Pd. dan Bapak Achmad Baidowi, S.Pd., keduanya merupakan guru Geografi dari MAN 1 Yogyakarta.
Dalam sesi berbagi pengalaman, Ibu Dhany Melyana memaparkan penerapan model pembelajaran Project Exhibition pada materi Mitigasi Bencana di kelas XI. Ia menjelaskan bagaimana model ini tidak hanya menekankan pada pemahaman teoritis siswa tentang kebencanaan, tetapi juga melatih mereka untuk menghasilkan karya nyata dan mengomunikasikannya melalui pameran. “Dengan Project Exhibition, siswa menjadi lebih aktif, kreatif, dan memiliki rasa memiliki terhadap tugas yang dikerjakan. Mereka belajar tidak hanya dari guru, tapi juga dari hasil karya teman-temannya,” ujar Ibu Dhany.
Sementara itu, Bapak Achmad Baidowi membawakan materi tentang inovasi pembelajaran di kelas X melalui model pembelajaran berbasis permainan (game-based learning). Beberapa permainan yang telah ia implementasikan antara lain anagram (menyusun huruf), Wordsearch (mencari kata), dan Where I Belong (mengelompokkan konsep). Menurutnya, pendekatan ini mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi siswa secara signifikan. “Pembelajaran berbasis permainan membuat suasana kelas menjadi lebih hidup. Siswa merasa tertantang dan tanpa sadar mereka sedang belajar sambil bermain,” jelas Bapak Achmad.
Ketua MGMP Geografi MA DIY, Bapak Andi Hidayat, S.Pd., dalam sambutannya menegaskan pentingnya inovasi dan variasi dalam proses belajar mengajar. Ia mengapresiasi semangat berbagi dari kedua narasumber dan mengajak seluruh anggota untuk terus mengeksplorasi berbagai model pembelajaran.
“Kunci agar siswa tidak jenuh adalah dengan terus menghadirkan hal baru dan menarik di dalam kelas. Saya mengajak rekan-rekan semua untuk tidak berhenti bereksperimen dan mencari model pembelajaran yang paling cocok dan efektif untuk mata pelajaran Geografi. Forum MGMP ini adalah wadah yang tepat bagi kita untuk saling belajar dan bertukar praktik baik,” tegas Bapak Andi.
Pertemuan yang berlangsung hangat dan interaktif ini diharapkan dapat menginspirasi para guru untuk mengadopsi dan mengadaptasi model-model pembelajaran inovatif tersebut di madrasah masing-masing, sehingga kualitas pembelajaran Geografi di lingkungan MA DIY dapat terus meningkat.

Komentar
Posting Komentar