Langsung ke konten utama

Pertemuan MGMP Januari 2026: "Mengintegrasikan Analisis Geospasial dalam Pembelajaran Geografi"

 



Yogyakarta, 19 Januari 2026 – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengadakan pertemuan rutin bulanan pada Senin, 19 Januari 2026. Bertempat di Aula MAN 1 Yogyakarta, pertemuan kali ini menghadirkan narasumber istimewa, Ibu Dr. Lina Wahyuni, Ketua Perkumpulan Ahli Sains Informasi Geografi Indonesia (PAGI), yang membawakan materi berjudul "Manfaat Analisis Geospasial Bagi Tata Ruang dan Manajemen Bencana".

Kegiatan yang diikuti oleh para guru geografi dari berbagai MA se-DIY ini bertujuan untuk memperkaya wawasan para pendidik mengenai perkembangan terkini dalam bidang geospasial serta mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran di kelas.

Dalam pemaparannya, Dr. Lina Wahyuni menjelaskan secara komprehensif tentang pemanfaatan Analisis Geospasial dalam berbagai kegiatan pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Beliau memberikan contoh konkret bagaimana teknologi pemetaan dan data spasial digunakan dalam perencanaan tata ruang wilayah, mitigasi bencana alam, hingga pemantauan lingkungan. "Analisis Geospasial bukan hanya domain para ahli, tetapi juga menjadi kompetensi dasar yang perlu dipahami oleh generasi muda, termasuk siswa-siswi kita," ujar Dr. Lina.

Lebih lanjut, Ketua PAGI tersebut juga memberikan gambaran tentang pentingnya membuat siswa tertarik dan senang mengikuti pembelajaran Geografi. Menurutnya, penguasaan teknologi kebumian dan pemanfaatan informasi geospasial dapat menjadi pintu masuk untuk membangkitkan minat siswa terhadap geografi. "Guru memiliki peran strategis untuk menjembatani antara konsep-konsep geografi di buku dengan aplikasi nyata di lapangan melalui teknologi geospasial. Ini akan membuat pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari," tambahnya.

Menyambut materi yang disampaikan, Ketua MGMP Geografi MA DIY, Bapak Andi Hidayat, S.Pd., menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi para guru geografi. Ia mendorong anggotanya untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang pemetaan dan pemanfaatan informasi geospasial.

"Sebagai guru geografi di era digital, kita dituntut untuk tidak hanya menguasai materi ajar, tetapi juga berbagai aplikasi pemetaan dan teknologi informasi geospasial. Informasi geospasial adalah sumber belajar yang sangat kaya dan dapat kita manfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran di kelas, mulai dari pembuatan peta sederhana hingga analisis kebencanaan," tegas Bapak Andi dalam sambutannya.

Pertemuan yang berlangsung interaktif ini mendapat respons positif dari para peserta. Diskusi berlangsung hangat, terutama saat membahas praktik-praktik sederhana yang dapat diterapkan di madrasah masing-masing dengan memanfaatkan teknologi geospasial yang tersedia secara gratis.

Melalui pertemuan ini, MGMP Geografi MA DIY berharap para guru dapat semakin termotivasi untuk mengintegrasikan analisis geospasial dalam pembelajaran, sehingga siswa tidak hanya memahami geografi sebagai hafalan, tetapi juga sebagai ilmu terapan yang bermanfaat bagi kehidupan dan kebencanaan di wilayahnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

LKP Digital Interactive Memanfaatkan Deep Seek

LKPD Digital Interaktif - Atmosfer & Cuaca 🌤️ LKPD Digital Interaktif - Atmosfer & Cuaca Nama Siswa Kelas Sekolah 📖 A. Petunjuk Penggunaan 1. Bacalah setiap instruksi dengan teliti 2. Kerjakan soal langsung pada lembar digital 3. Klik Finish setelah selesai 4. Periksa skor hasil pekerjaan 🎯 B. Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan lapisan atmosfer 2. Mengidentifikasi unsur cuaca dan iklim 3. Menganalisis fenomena cuaca 🖱️ C. Kegiatan 1: Drag & Drop Petunjuk: Seret jawaban ke tempa...

9 Analisis Dalam Pendekatan Keruangan

Suatu fenomena geosfer yang terjadi di permukaan bumi pada saat dikaji menggunakan pendekatan keruangan maka dapat menggunakan sembilan matra atau tema analisis keruangan yang meliputi pola, struktur, proses, interaksi, keterkaitan, organisasi, trend, perbandingan dan sinergisme keruangan.  Pendekatan keruangan menurut profesor Hadi Sabari Yunus (2008) merupakan pendekatan yang menekankan analisisnya pada eksistensi ruang (space) sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan manusia dalam menjelaskan fenomena geosfer. 1. Analisis Pola Keruangan (Spatial Pattern Analysis) Analisis pola keruangan menekankan pada sebaran atau distribusi elemen-elemen pembentuk ruang. Analisis pola keruangan berpedoman pada prinsip persebaran bahwa fenomena geosfer yang terjadi di suatu wilayah tersebar secara tidak merata. Tidak meratanya persebaran itu disebabkan oleh elemen-elemen pembentuk ruang yang juga tersebar tidak merata.   2. Analisis Struktur Keruangan (Spatial Structure Analysis) Analisi...

Guru Geografi Melek AI: MGMP MA DIY Bagikan Praktik Baik Membuat Soal Ulangan Harian Berbasis HTML

Yogyakarta, 18 Mei 2026 – Memasuki penghujung tahun ajaran 2025-2026, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggelar pertemuan rutin pada Senin, 18 Mei 2026. Bertempat di Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, pertemuan kali ini mengusung dua agenda utama, yaitu berbagi praktik baik tentang instrumen penilaian berbasis teknologi dan penyusunan jadwal kegiatan MGMP untuk tahun ajaran mendatang. Praktik Baik: Soal Ulangan Harian Berbasis HTML dengan AI Pada sesi pertama, Bapak Andi Hidayat, S.Pd., Ketua MGMP Geografi MA DIY sekaligus guru Geografi di MAN 1 Gunungkidul, tampil sebagai narasumber dalam sesi berbagi praktik baik dengan tema "Instrumen Penilaian". Beliau menyampaikan materi inovatif tentang cara membuat soal Ulangan Harian berbasis HTML yang siap pakai dengan memanfaatkan aplikasi kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, DeepSeek, dan Gemini. Dalam pemaparannya, Bapak Andi mendemonst...