Yogyakarta, 25 Agustus 2025 – Memasuki era digital yang semakin maju, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar pertemuan rutin bulanan pada Senin, 25 Agustus 2025. Mengusung tema kekinian "Membuat Media Pembelajaran Dengan Gemini AI", pertemuan yang berlangsung di Aula MAN 1 Sleman ini menghadirkan narasumber Bapak Suharyono, S.Pd., guru Geografi dari MAN 1 Bantul.
Kegiatan yang diikuti para guru geografi se-DIY ini bertujuan untuk mengenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam menunjang tugas keprofesionalan guru, khususnya dalam penyusunan administrasi pembelajaran.
Dalam pemaparannya, Bapak Suharyono berbagi pengalaman praktisnya menggunakan Gemini AI, sebuah model kecerdasan buatan dari Google, untuk mempercepat dan mempermudah proses pembuatan perangkat pembelajaran. Ia mendemonstrasikan bagaimana platform tersebut dapat dioptimalkan untuk menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang terstruktur dan sesuai capaian pembelajaran, serta merancang Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang variatif dan kontekstual.
"Sebagai guru, kita dituntut untuk kreatif, tetapi juga dihadapkan pada keterbatasan waktu. Gemini AI menjadi asisten digital yang sangat membantu. Dengan memberikan perintah atau 'prompt' yang tepat, saya bisa mendapatkan draf RPP dan LKPD dalam hitungan menit. Tentu saja, draf tersebut kemudian saya telaah, sesuaikan, dan sempurnakan agar benar-benar relevan dengan kebutuhan siswa di kelas," jelas Bapak Suharyono.
Ia juga menekankan bahwa kunci utama pemanfaatan AI adalah kemampuan guru dalam merumuskan instruksi yang jelas dan spesifik. "Semakin detail kita memberikan arahan, semakin baik pula hasil yang diberikan oleh AI. Ini bukan tentang menggantikan peran guru, tetapi tentang bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk bekerja lebih efisien dan efektif," tambahnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti demonstrasi langsung yang diberikan narasumber. Berbagai pertanyaan dan diskusi hangat mewarnai sesi tanya jawab, terutama seputar teknik penyusunan 'prompt' yang baik dan etika pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
Merespons pemaparan tersebut, Ketua MGMP Geografi MA DIY, Bapak Andi Hidayat, S.Pd., memberikan apresiasi yang tinggi. Ia menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan guru masa kini.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Suharyono atas kemauan dan kemampuannya untuk terus belajar dan berbagi tentang teknologi mutakhir seperti Gemini AI. Ini adalah contoh nyata bahwa guru harus adaptif terhadap perkembangan. Saya kembali mengajak rekan-rekan guru Geografi di lingkungan MGMP MA DIY untuk terus bereksplorasi memanfaatkan berbagai aplikasi pembelajaran online, termasuk yang berbasis kecerdasan buatan. Dengan efisiensi dalam menyusun administrasi, kita memiliki lebih banyak waktu dan energi untuk berkreasi menghadirkan pembelajaran yang menarik, sehingga siswa-siswi kita semakin tertarik dan mencintai pelajaran Geografi," tegas Bapak Andi.
Melalui pertemuan ini, MGMP Geografi MA DIY berharap para guru semakin melek teknologi dan mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara bijak dan produktif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Geografi di madrasah masing-masing.

Komentar
Posting Komentar