Ilmu geografi dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan hubungan antar gejala permukaan bumi, misalnya di bidang :
1. Pertanian – Usaha Peningkatan Produktifitas
Pertanian merupakan sistem keruangan yang terdiri dari aspek fisik dan manusia. Aspek fisik antara lain : lahan, iklim, air dan udara. Aspek manusia meliputi tenaga kerja, tradisi, teknologi dan ekonomi masyarakat. Analisis hubungan antara aspek fisik dengan manusia pada bidang pertanian bermanfaat untuk menyusun sistem diversifikasi tanaman pada lahan pertanian, yang penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan lahan agar produktivitas tetap tinggi
2. Industri – Penentuan Lokasi
Merupakan tinjauan terhadap aspek industri pada hubungan antara aspek fisik dan manusia. Aspek fisik yang bepengaruh terhadap kegiatan industri misalnya lahan, bahan baku dan sumber daya energi. Sedangkan aspek manusia yang penting untuk kegiatan industri adalah tenaga kerja, tradisi, teknologi, konsumen dan pasar. Hasil analisis hubungan digunakan untuk menyusun rencana pembangunan dan pengembangan industri. Sebagai contoh untuk memeratakan persebaran penduduk maka sebaiknya pemerintah pengarahkan penemapatan lokasi industri di daerah yang masih jarang penduduknya.
3. Kebencanaan – Upaya Mitigasi Bencana
Sebagai negara dengan ancaman bencana geologi yang cukup tinggi maka dengan mempelajari ilmu Geografi, penduduk Indonesia dapat memahami tanda-tanda bencana akan terjadi dan tindakan-tindakan yang harus dilakukan saat mereka dalam kondisi mengalami bencana alam.
4. Meteorlogi Klimatologi – Perkiraan Cuaca
Beraneka macam aktifitas yang selalu rutin dilakukan oleh menusia, beberapa diantaranya sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca. Beberapa jenis pekerjaan akan dihentikan jika misalnya terjadi hujan yang deras, angin ribut atau suhu udara berlebih. Cuaca merupakan kondisi udara yang terdapat di atmosfer dalam waktu relatif singkat dan dalam wilayah yang sempit. Cuaca sering berubah-ubah dalam hitungan hari.
5. Geologi – Pembangunan Prasarana Transportasi
Permukaan bumi memiliki bentuk yang beraneka ragam dengan dari dataran, perbukitan hingga pegunungan. Tingkat aksesiblitas kegiatan transportasi darat dari suatu wiayah ke wilayah lain akan dipengaruhi oleh kondisi permukaan bumi. Begitu pula dengan aktifitas geologi yang membentuk permukaan bumi akan berpengaruh terhadap pembangunan prasarana transportasi seperti jalan.
6. Kependudukan – Menaksir Jumlah Penduduk
Salah satu produk teknologi dari ilmu Geografi adalah penginderaan jauh. Hasil penginderaan jauh yang berupa citra foto udara dapat digunakan untuk menginterpretasi gejala alam maupun sosial yang terjadi di permukaan bumi saat perekaman dilakukan.
7. Pewilayahan – Pembuatan Rencana Tata Ruang Wilayah
Kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan dalam suatu wilayah akan memperhatikan konsep penataan ruangnya. Jika penataan ruang sudah baik dan sesuai dengan rencana pembangunan maka programpembangunan tersebut akan dilaksanakan, sedangkan jika belum sesuai perlu dilakukan perbaikan pada konsep tata ruang wilayahnya terlebih dahulu.
8. Kesehatan – Pemantauan Penyebaran Penyakit
Sistem Informasi Geografis merupakan salah satu produk ilmu Geografi yang saat ini banyak digunakan di berbagai bidang pembangunan. Hasil GIS yang berupa data dalam bentuk peta, tabel dan grafik yang mudah diupdate memberikan kemudahan pada tim pelaksana proyek pembangunan untuk menganalisis potensi bahaya/kerugian yang akan terjadi sehingga dapat diambil keputusan secara cepat untuk meminimalisir hal tersebut.