Langsung ke konten utama

6 Pertanyaan Dalam Mengkaji Obyek Formal Geografi


Obyek Formal Geografi
adalah cara pandang atau cara berpikir atau pendekatan yang dilakukan dalam mengkaji obyek material geografi yaitu geosfer baik yang bersifat fisik maupun sosial. Obyek formal inilah yang membedakan disiplin ilmu geografi dengan disiplin ilmu lain. Ada tiga hal pokok untuk mempelajari obyek formal geografi, yaitu :

  1. Pola persebaran fenomena di permukaan bumi
  2. Interaksi dan integrasi antar fenomena
  3. Perkembangan yang terjadi pada fenomena tersebut.

Dalam mengkaji suatu gejala, peristiwa atau fenomena geografi yang terjadi di suatu tempat, disiplin ilmu geografi akan melakukan analisis fenomena tersebut dengan mengajukan 6 (enam) pertanyaan pokok, yaitu what (apa), where (dimana), when (kapan), why (mengapa), who(m) (siapa) dan how (bagaimana). (Analisis tersebut dikenal dengan istilah pertanyaan 5W1H.

Pertanyaan pokok dalam mengkaji fenomena geosfer ini adalah :

  1. Menanyakan fenomena apa yang terjadi
  2. Menanyakan di mana fenomena itu terjadi
  3. Menanyakan kapan fenomena tersebut terjadi
  4. Menanyakan mengapa fenomena itu terjadi
  5. Menanyakan siapa (orang atau obyek lain) pelaku yang terlibat dalam fenomena tersebut dan siapa saja terkena fenomena tersebut.
  6. Menanyakan bagaimana proses terjadinya fenomena geosfer tersebut secara rinci.

Postingan populer dari blog ini

LKP Digital Interactive Memanfaatkan Deep Seek

LKPD Digital Interaktif - Atmosfer & Cuaca 🌤️ LKPD Digital Interaktif - Atmosfer & Cuaca Nama Siswa Kelas Sekolah 📖 A. Petunjuk Penggunaan 1. Bacalah setiap instruksi dengan teliti 2. Kerjakan soal langsung pada lembar digital 3. Klik Finish setelah selesai 4. Periksa skor hasil pekerjaan 🎯 B. Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan lapisan atmosfer 2. Mengidentifikasi unsur cuaca dan iklim 3. Menganalisis fenomena cuaca 🖱️ C. Kegiatan 1: Drag & Drop Petunjuk: Seret jawaban ke tempa...

9 Analisis Dalam Pendekatan Keruangan

Suatu fenomena geosfer yang terjadi di permukaan bumi pada saat dikaji menggunakan pendekatan keruangan maka dapat menggunakan sembilan matra atau tema analisis keruangan yang meliputi pola, struktur, proses, interaksi, keterkaitan, organisasi, trend, perbandingan dan sinergisme keruangan.  Pendekatan keruangan menurut profesor Hadi Sabari Yunus (2008) merupakan pendekatan yang menekankan analisisnya pada eksistensi ruang (space) sebagai wadah untuk mengakomodasi kegiatan manusia dalam menjelaskan fenomena geosfer. 1. Analisis Pola Keruangan (Spatial Pattern Analysis) Analisis pola keruangan menekankan pada sebaran atau distribusi elemen-elemen pembentuk ruang. Analisis pola keruangan berpedoman pada prinsip persebaran bahwa fenomena geosfer yang terjadi di suatu wilayah tersebar secara tidak merata. Tidak meratanya persebaran itu disebabkan oleh elemen-elemen pembentuk ruang yang juga tersebar tidak merata.   2. Analisis Struktur Keruangan (Spatial Structure Analysis) Analisi...

Guru Geografi Melek AI: MGMP MA DIY Bagikan Praktik Baik Membuat Soal Ulangan Harian Berbasis HTML

Yogyakarta, 18 Mei 2026 – Memasuki penghujung tahun ajaran 2025-2026, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi Madrasah Aliyah (MA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menggelar pertemuan rutin pada Senin, 18 Mei 2026. Bertempat di Madrasah Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, pertemuan kali ini mengusung dua agenda utama, yaitu berbagi praktik baik tentang instrumen penilaian berbasis teknologi dan penyusunan jadwal kegiatan MGMP untuk tahun ajaran mendatang. Praktik Baik: Soal Ulangan Harian Berbasis HTML dengan AI Pada sesi pertama, Bapak Andi Hidayat, S.Pd., Ketua MGMP Geografi MA DIY sekaligus guru Geografi di MAN 1 Gunungkidul, tampil sebagai narasumber dalam sesi berbagi praktik baik dengan tema "Instrumen Penilaian". Beliau menyampaikan materi inovatif tentang cara membuat soal Ulangan Harian berbasis HTML yang siap pakai dengan memanfaatkan aplikasi kecerdasan buatan (AI) seperti ChatGPT, DeepSeek, dan Gemini. Dalam pemaparannya, Bapak Andi mendemonst...