Willian Kirk membagi Geografi menjadi 2 bagian aspek geografi yaitu aspek fisik dan nonfisik. Kedua aspek ini saling berhubungan satu sama lain dalam kehidupan di permukaan bumi.
1. Aspek Fisik, meliputi :
- Aspek Topologi
Aspek topologi merupakan bidang kajian geografi yang berkaitan dengan letak atau lokasi suatu wilayah yang meliputi bentuk muka buminya, luas area, dan batas-batas wilayahnya yang memiliki ciri khas tertentu - Aspek Biotik
Aspek biotik merupakan bidang kajian geografi yang berkaitan dengan karakteristik organisme (manusia, hewan dan tumbuhan) yang menempati permukaan bumi. - Aspek Non Biotik
Aspek non biotik merupakan bidang kajian geografi yang berkaitan dengan faktor-faktor lingkungan yang berupa benda mati yang memiliki pengaruh terhadap kelangsungan hidup organisme yang ada di permukaan bumi.
2. Aspek NonFisik, meliputi
Aspek non fisik menitik beratkan pada kajian manusia dari segi karakteristik perilakunya. Manusia dipandang sebagai fokus utama dari kajian geografi dengan memperhatikan pola penyebaran manusia dalam ruang dan kaitan perilaku manusia dengan lingkungannya. Beberapa contoh kajian pada aspek non fisik antara lain :
- Aspek Sosial
Aspek sosial yang menjadi kajian dalam geografi misalnya adalah tentang kehidupan dan interaksi sosial seperti interaksi desa dan kota, sebaran adat dan tradisi, kelompok-kelompok masyarakat dan lembaga sosial. - Aspek Ekonomi
Aspek ekonomi yang menjadi kajian dalam geografi misalnya tentang persebaran dan jenis-jenis industri, perdagangan, pertanian, perkebunan, pertambangan, transportasi, pasar dan sebagainya - Aspek Budaya
Aspek budaya yang menjadi kajian dalam geografi misalnya tentang unsur-unsur budaya dan persebarannya, agama, bahasa, kesenian dan lain-lain. Keragaman budaya di Indonesia tercermin dari banyaknya suku bangsa, bahasa yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Unsur-unsur budaya yang ada dipengaruhi oleh kepercayaan-kepercayaan sesuai sistem religi yang dianut. - Aspek Politik
Aspek politik yang menjadi kajian dalam geografi misalnya tentang kepemerintahan dan kepartaian yang meliputi banyaknya partai, sebaran/basis pendukung.